09.00 - 16.00 WIB
08562887100
batikcode@gmail.com

Perbedaan Batik Tulis, Batik Cap dan Batik Printing

Thursday, July 24th 2014.

Ada beberapa metode pembuatan batik yaitu dengan cara ditulis (batik tulis), cara di cap (batik cap) dan cara di cetak (batik printing). Walaupun batik cap berbeda, tidak serumit batik tulis, tetapi kedua proses tersebut membutuhkan waktu dan usaha yang ekstra untuk menyelesaikan sebuah kain batik. Tidak seperti batik printing yang hanya membutuhkan waktu singkat dalam pengerjaanya

Batik yang semakin disukai berbagai kalangan, tak lantas membuat masyarakat paham akan perbedaan dalam proses pembuatannya. Masyarakat yang awam tentang batik akan kesulitan membedakan mana batik tulis, mana batik cap, dan yang mana batik printing. Kondisi seperti ini akan membuat was-was para konsumen, terlebih maraknya penjual atau reseller yang mengatakan ini batik tulis padahal hanya batik cap untuk meraup keuntungan lebih. Berikut ini kami informasikan bagaimana perbedaan fisik antara batik tulis, cap, dan printing.

 

Batik Tulis

kain batik tulis madura primisimaKarena motifnya dikerjakan secara manual dengan menggunkaan canting, maka pola-pola yang ada terkesan tidak terlalu rapi. Bentuk-bentuk isennya tidak kaku dan relatif rapat-rapat. Ornamen sejenis dalam satu kain akan memiliki perbedaan jika dilihat secara detail. Pada batik tulis kecerahan warna bagian depan dan belakang kain juga terlihat sama.

motif batik tulis tidak menentu dan goresan yang dihasilkan tidak selalu berukuran sama. Motif pada batik tulis lebih dinamis dan berkembang. Batik ini biasanya dibandrol dengan harga tinggi karena proses pengerjaannya yang membutuhkan waktu lama.

Alat-alat yang diperlukan dalam proses batik tulis :

  • Canting. yaitu alat untuk membatik tulis. Untuk pegangan biasa dibuat dari kayu, pada bagian atasnya dilapisi bahan tembaga, didesain untuk wadah malam atau lilin dan berbentuk seperti paruh burung. Bak penampung malam pada canting ini dinamakan nyamplung. Dan ujungnya yang berlubang untuk jalan malam atau lilin disebut cucuk.
  • Gawangan. Gawangan adalah tempat untuk meletakkan kain yang terbuat dari kayu atau bamboo, ini untuk proses pembuatan batik tulis.
  • Wajan. Wajan yang berukuran kecil ini bisa terbuat dari tembaga atau tanah liat, untuk mencairkan malam atau lilin.
  • Anglo / kompor kecil. Kompor kecil digunakan untuk memanaskan wajan dan menjaga lilin agar tidak mengeras.
  • Malam / lilin. Malam atau lilin batik terbuat dari campuran berbagai jenis bahan yang berupa gondorukem, lemak minyak kelapa, dan paraffin.
  • Bahan pewarna. Pewarnaan bisa menggunakan pewarna kimia/buatan atau dengan pewarna alami yang diambil dari daun indigo, daun talok, daun manggis, dsb.

 

Batik Cap

kain batik cap motif mega merahPola yang ada pada batik cap merupakan pola pengulangan sehingga ornamen sejenis akan terlihat sama. Bentuk-bentuk isennya agak renggang dan kaku. Jika dilihat secara mendetail biasanya terdapat corak tak sempurna yang menandakan pola pengulangan dari alat cap. Untuk warna kain pada batik cap bagian depannya terlihat jelas, sedangkan belakang terlihat buram. Motif hasil membatik dengan menggunakan alat cap terlihat statis dan tidak berubah. Hanya pengulangan motif saja, tergantung alat cap yang digunakan.

Alat-alat yang diperlukan dalam proses batik cap:

  • Cap. yaitu alat yang dibuat dari bahan tembaga bentuknya seperti stempel besar yang sudah bermotif.
  • Malam atau lilin
  • Bahan pewarna

Dilihat dari alat yang dibutuhkan kita dapat menyimpulkan proses pembuatan mana yang lebih membutuhkan waktu dan ketelitian yang lama. Dari awal sampai akhir proses pembuatan, batik tulis dibuat manual dengan tangan. Malam yang berada diatas kompor harus selalu dijaga agar tidak mengeras. Canting yang berisi malam harus sering ditiup sebelum menorehkan lukisan motif pada kain. Tebal tipis saat membatik dengan canting juga harus selalu diperhatikan.

 

Batik Printing

kain batik printing motif bunga tumpalMotif batik printing biasanya meniru desain batik yang sudah ada. Batik jenis ini dapat dibedakan dari warnanya yang hanya di satu sisi saja. Batik printing biasa juga menggunakan kain-kain yang tergolong jenis menengah ke atas seperti kain sutra dan semi sutera karena proses pembuatannya hampir selalu sempurna sehingga tidak banyak resiko cacat jika ada kesalahan dalam pembatikan.

Kelebihan dari teknik batik sablon printing adalah kecepatan dalam produksinya, yang sekali cetak satu warna hanya membutuhkan waktu 5 menit. Selain itu motif batiknya juga lebih detail serta harganya lebih murah daripada kedua jenis batik di atas.

Berdasarkan jenis-jenis batik tersebut, maka busana siap pakai seperti blouse batik, kemeja batik, dan lainnya memiliki harga yang berbeda-beda, blouse batik dengan model yang sama tetapi menggunakan bahan dari jenis batik cap tentunya harganya akan lebih mahal daripada blouse dari batik printing.

Jika anda menyukai patern batik yang rapi dan teratur atau busana yang digunakan sebagai seragam kantor atau acara-acara, sebaiknya menggunakan bahan dari jenis batik printing, karena motifnya selalu sama dan rapi strukturnya walaupun bermeter-meter.

Comments

comments

habis
Rp 175.000
habis
Rp 170.000
Rp 60.000
habis
Rp 80.000
habis
sale
Kain Batik Tulis Madura KBM05

8%

Rp 115.000 125.000
Rp 150.000